Jumat, 29 Maret 2019

Tips Merawat Anak Cupang

Tips Merawat Anak Cupang - Assalamualaikum dan salam sejahtera . hari ini kita akan membahas cara merawat burayak ikan cupang atau biasa disebut nener , tapi kali ini dengan cara sederhana. Merawat burayak gak susah kok, tapi juga gak gampang hahaha . merawat burayak juga harus dengan benar jika tidak ingin burayak cepat mati. saya akan membahas cara merawat anak ikan atau burayak dengan 3 tahapan yaitu :

Tahap pemberian makanan
pemberian makanan pada burayak yang berumur kurang dari 5 hari bisa dihilangkan, karena anakan yang berumur kurang dari 5 hari tersebut masih mempunyai cadangan makanan yang dihasilkan oleh kuning telur yang melindunginya.

jadi mulai umur 5-10 hari anakan baru mulai diberi makanan berupa :

  • roteria
  • infusaria
  • kuning telor mentah
Setelah tahap ini dilewati dengan baik, masuklah ke dalam tahap selanjutnya, dimana anakan berumur 10-17 hari . anakan ini bisa diberi makanan berupa:
Kutu air



Dan tahap terakhir bagi anakan yang berumur lebih dari 17 hari, bisa diberi makanan berupa :
Kutu air
Cuk
Cacing sutra.

Diagram Pemberian makanan anakan:

Hari 0-5 (Tidak perlu diberi apa apa)

Hari 5-10 (Diberi Infusaria, Roteria, Kuning telor rebus)

Hari 10-17 (Diberi kutu air yang telah disaring)

Hari 17 (Diberi kutu air, cuk, cacing sutra)

#Perhatian :jangan terlalu banyak memberi pakan pada burayak .Cukup sekali sehari ,karena jika pakan berlebihan akan membuat air menjadi kotor dan mengurangi kesehatan si burayak


Tahap Pemindahan anakan

Setelah melewati bulan pertama mengenai cara pemberian pakan , sekarang yang perlu kita lakukan adalah memindahkan anakan ikan cupang tersebut ke dalam kolam besar .


Tahapan persiapan . Wadah yang umum digunakan yaitu: ember atau bak semen.

tips: akan lebih baik bila ditempatkan ditempat yang terbuka dan cukup mendapatkan sinar matahari yang cukup (jangan sinar matahari secara langsung , karena dapat membuat ikan MABOK). untuk mengurangi sinar matahari langsung , anda dapat menggunakan tumbuhan enceng gondok sebagai tambahan. langkah pemindahan dan perlakuan yang diberikan kepada buirayak dapat dilihat sebagai beriku t:

Sebaiknya ukuran bak pendederan cukup besar, misalnya dengan menggunakan bak fiberglass ukuran 1M x 1M x 0.5M, sehingga burayak tersebut dapat berkembang dengan baik. Ketinggian air adalah 3/4 dari tinggi bak. Untuk menghindari penyakit, air yang digunakan dicampur dengan rebusan daun ketapang dan sedikit garam, aduklah secara merata, dan endapkan selama 1 hari. Cara pemindahan dapat dilakukan dengan memindahkan secara langsung dari akuarium, tetapi jangan lupa untuk melakukan "penyifonan" untuk membuang kotoran yang ada. lamanya pemeliharaan di kolam pendederan kira-kira 1 bulan. Untuk pemberian pakan perlu diperhatikan berdasarkan umurnya, dan jangan sampai berlebihan seperti yang saya katakan diatas tadi. Penyifonan dilakukan minimal 2 hari sekali untuk menjaga kebersihan air.

Tahap pembesaran
Sebagai tahap penutup dan yang terakhir yaitu masalah pembesaran anakan, tahap pemindahan ke dalam kolam soliter tetap diusahakan agar tidak merusak sirip atau menyiderai tubuh ikan tersebut.

langkah -langkah terakhir ini meliputi : persiapan wadah, pemindahan dan penyortiran awal, dan perawatan rutin.- Persiapan wadahSiapkan akuarium dengan ukuran 20x20x15 atau stoples yang sebanding.

Perlu diingat : bahwa semakin besar semakin baik pula pertumbuhan tubuh dan siripnya(lebih optiman). isi air dengan 3/4 dari tinggi wadah. Kualitas air yang digunakan harus sama dengan air yang diberikan pada waktu pendederan, sehingga ikan cepat beradaptasi. Jangan lupa memberi penyekat (berupa karton, kertas, dll) antara akuarium. wadah lain yang perlu disiapkan adalah akuarium biasa yang kira-kira bisa menampung 80-100 ekor anakan. Tujuannya agar proses penyortiran dapat berjalan lebih mudah, Penting : Yang dipindah ke dalam akuarium soliter hanyalah ikan cupang jantan.

Demikianlah cara sederhana yang dapat saya berikan untuk hari ini tentang cara merawat burayak ikan cupang ,. SEMOGA BERMANFAAT